Tentang Aku

tiewieAdalah seorang putra dari orang tua yang telah membesarkannya dengan penuh kasih sayang, mendidik dengan lemah lembut, mengarahkan tanpa paksaan. Orang tua yang telah begitu banyak berkorban demi kebahagiaan putra-putrinya. Menahan lapar demi kenyangnya perut kami, menahan kantuk demi lelapnya tidur kami, hidup seadanya demi terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan kami. Sungguh kami tidak pernah mampu membalas kebaikan mereka.

Yang bisa kami persembahkan hanya bakti ala kadarnya dan untaian doa bagi mereka:
“Rabbighfirlii wa li waalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiroo”

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: